Bangbangwetan

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Artikel Ekspresi
Ekspresi

Kearifan Sepanjang Jalan

E-mail Print PDF
User Rating: / 2
PoorBest 

Kearifan Sepanjang Jalan

Kiai Budi

Dengan begitu derita menjadi manis karena melahirkan keterjagaan hati sampai pada titik bahagia dalam luka..( pengantar Shohibu Baity oleh Kiai Budi )..Salam Cinta

Disitulah ada Penghuni rumah itu (Sang Maha Cinta)...Kiai Budi, Cepu 18;19..15 Juni 2010

Read more...
 

Pamitku Padamu

E-mail Print PDF

Pamitku Padamu
Ragil Suwarno Pragolapati


Kau-aku tuntas melewatkan pagi-sore dibuncah kepenatan
Siang-malam kebersamaan pun padat cerita dan kenangan
Kau aku banyak belajar dari kerja, omongan atau diam
Aneh! Sempat juga hati berbunga dan pikiran mekar
Asyik! Banyak imbal beri manfaat, tahu fungsinya belajar
Kau-aku remaja kembali, sesekali jadi seperi bocah kecil
Telanjang tanpa cadar dan topeng, hilang malu dan minder
Kau-aku tahu tidaklah menarik lagi 1001 kehebatan diri
Sebaliknya, 1.000.000 kelemahan orang tidak selalu jelek
Ajaib! Kasih sayang sejati tumbuh dari hal-ihwal naif

Kau aku manunggal dalam sebuah dunia, di sini, kemarin
Kita suntuk belajar tanpa pandang usia, guru dan murid
Kau-aku tahu, tugas kita seumur hayat: mendidik pribadi
Kok Ajaib, hancurlah congkak dan kikuk, risi dan minder
Karena kasih, hidup ini penuh arti, dalam cinta ugahari
Kau aku diprogram jadwal dan waktu, semua kini berlalu
Di sini, berakhir seluruhnya, biar pun belum puas tuntas
Kau aku wajib pulang pada jagad kehidupan masing-masing
Kembali pada rutin. Pulang ke rumah tangga kita sendiri
Kini, di sini, pamitku padamu adalah memutus pilu pedih
Kau-aku dipertemukan Tuhan, segera kembali berjauhan
"Tidak ada selamat berpisah!" kataku meredam perasaan
"Sampai jumpa kembali!" bisikmu dengan senyum getir
Kau-aku wajib pulang, tidak mengkhianati rumah pribadi
Pamitku padamu adalah beribu memori, abadi dalam nurani

Jakarta 86, Jember 87, Klaten 88

* Penulis sajak ini diketahui terakhir kali di Parangtritis bersama
  rekan-rekannya untuk sebuah acara. Kemudian: lenyap.
  Ragil dinyatakan hilang oleh rekan-rekannya dan hingga hari ini tidak
  ditemukan hidup-matinya. Diduga, dia lenyap dengan cara yang sama
  dengan Wiji Thukul: Penyair asal Solo.

 

WARNA POLITIK DAN POLITIK WARNA

E-mail Print PDF
User Rating: / 1
PoorBest 

WARNA POLITIK  DAN POLITIK WARNA

 

 

PELANGI

 

Pelangi pelangi
alangkah indahmu
Merah, kuning, hijau
di langit yang biru

Pelukismu Agung, siapa gerangan
Pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan!

 

(AT. Mahmud, Tahun 1971)

 

 


Read more...
 

Aforisma Yusuf

E-mail Print PDF
JANGAN MELAWAN ANGIN

Ibarat menjadi nahkoda kapal, ketika angin kencang datang menyerang, yang mesti dilakukan adalah mengatur layar untuk mengendalikan kapal supaya tidak terguling atau terhempas menabrak karang. Ketika angin datang dari arah utara, tetaplah kendalikan layar.
Read more...
 


The Silent Pilgrimage

Kalender

September 2010
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2

Agenda

Medi Abdullah

Pengunjung Online

We have 19 guests online